
ñ Hovabator
ñ Cemani
Cemani incubator adalah buatan negri
Mesin tetas ini termasuk dalam tipe still air atau pemanasan yang terjadi di dalam ruang incubator akibat perambatan panas dari bohlam lampu pijar pada bagian atasnya. Dengan demikian suhu penetasan harus dinaikkan 2-3 derajat Fahrenheit diatas suhu penetasan 100 F.
ñ Grory Farm
Ada dua cara penetasan telur yaitu penetasan secara alami dan penetasan secara buatan.
(1). Penetasan secara Alam
Penetasan ini dianggap cukup bermanfaat terutama bagi pemilik ternak yang jumlahnya relatif sedikit
(2). Penetasan buatan
a. Berdasarkan aliran udara di dalamnya
(1). Forced draft incubator yaitu mesin tetas yang pengaturan ventilasi udara didalamnya di gerakkan oleh kipas.
(2). Still air machine yaitu mesin tetas yang pengaturan ventilasi udar didalamnya sangat tergantung kepada keadaan lingkungan (alam).
b. Berdasarkan model penetasannya
(1). Setter dan hatcher di satukan
(2). Setter dan hatcher di pisahkan
Faktor-faktor yang perlu diperhatikan agar penetasan berhasil:
a. Fumigasi mesin tetas
b. Temperatur inkubasi
c. Kelembaban inkubasi
d. Ventilasi
e. Posisi telur selama inkubasi dan pembalikkan
f. Membedakan telur fertil dengan candling
g. Pulling
Sexing. Metoda untuk membedakan antara anak ayam jantan dan betina dapat dilakukan dengan:
- Japanese methode (vent examination) yaitu dengan melihat kloaka pada umur satu hari
- Warna bulu (down colour)
- Chick sexing machine yaitu dengan melihat bayangan dari ovarium dan testesnya dengan mempergunakan alat khusus yang dirancang untuk tujuan tersebut.
Perbandingan
Mesin Tetas (Incubator)
MANUAL vs SEMI OTOMATIS
== Circulated Air System ==
| Keterangan | Mesin Tetas MANUAL | Mesin Tetas SEMI OTOMATIS |
| Keseragaman Suhu dan Kelembaban | Merata karena udara panas dan kelembaban di sirkulasi | Merata karena udara panas dan kelembaban di sirkulasi |
| Thermostat | 1. Type Wafel 2. Setting dengan memutar baut untuk limit suhu | 1. Type Bimetal, dengan sensor air raksa dan kapiler penghubung 2. Memutar ke angka (suhu) yang dikendaki |
| Jenis Pemanas | Bohlam Lampu Pijar | Tubuler (Pipa pemanas dari bahan stainless steel) |
| Daya Tahan Pemanas | 1. 3.000 jam (sesuai umur pakai bohlam) 2. Harga Lebih murah atau total Rp. 30.000,- | 1. Pemakaian normal minimal 3 tahun 2. Harga lebih mahal. Tahan lama dan rendah perawatan. |
| Pemutar Telur | 1. Manual, diputar dengan tangan 2. Tidak dapat terputar semua dengan sempurna 3. Pemutaran telur rata-rata 3 kali dalam 24 jam 4. Buka tutup Pintu 5. Resiko telor pecah / retak | 1. Pemutaran telor dengan menarik tuas pemutar 2. Pemutaran 100 % sempurna 3. Pemutaran telur sesuai keinginan (Disarankan 5 kali, tetapi tergantung orang yang melakukannya) 4. Tidak perlu buka tutup pintu 5. Tidak ada resiko telor pecah / retak |
| Waktu Yang Dibutuhkan | Banyak waktu dibutuhkan untuk memutar telor dan tidak dapat dibiarkan tanpa pemutaran telor | Hanya pengecekan rutin fungsi mesin saja. |
| Kestabilan Suhu | Terganggu dengan buka tutup pintu selama pemutaran telur | Stabil |
| Kestabilan Kelembaban | Terganggu dengan buka tutup pintu selama pemutaran telur | Stabil |
| Bahan Dasar | Multiplex 8 mm dan kayu | Multiplex 15 mm (18 mm), besi siku dan kayu |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar